JAKARTA, KOMPAS.com - Sistem saringan sampah badan air pertama di DKI Jakarta akan segera dioperasikan pada Januari 2023.
Hal ini disampaikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dilansir dari laman Pejabat Pengelola Informasi Dan Dokumentasi (PPID) Provinsi DKI Jakarta, Selasa (27/9/2022).
"Ini adalah proyek pertama kali dan bahkan pertama kali di Indonesia ada penyaringan seperti ini. Nah, kita lihat nanti seberapa efektif," terang Anies.
Anies berpendapat, secara teoritik dinilai akan efektif. Kendati begitu, dia mengakui akan melihat di lapangan.
"Kemudian dari situ nanti bisa dikembangkan di semua tempat. Bahkan, hanya di Jakarta tapi di seluruh Indonesia, dan inilah proyek pertama," lanjut dia.
Anies menuturkan, pembangunan sistem ini telah melalui kajian matang. Konsep perencanaan sudah dibahas bersama Institut Teknologi Bandung (ITB) dan disepakati dengan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane (BBWSCC).
Sementara itu, Kepala Dinas (Kadis) Lingkungan Hidup Asep Kuswanto menjelaskan, sistem kerja dari saringan sampah badan air ini.
Pertama, ponton terapung yang diterapkan di lokasi saringan berfungsi untuk mengarahkan sampah ke segmen sungai.
Sehingga, nantinya dapat menghindari efek bendung akibat sampah yang tertahan di badan air.
Kemudian, penyaringan dilakukan secara berlapis agar kegiatan pengambilan sampah dari badan Kali Ciliwung dapat dilakukan secara berjenjang, dari mulai saringan kasar sampai ke saringan lebih halus.
No comments:
Post a Comment