Monday, July 26, 2021

Ketahanan Keluarga, Khoirudin: Sangat Bergantung pada Pendidikan Remaja Sebelum Memasuki Masa Dewasa

  


Jakarta – Setelah menggelar serangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) dan Hari Anak Nasional (HAN) 2021 yang jatuh pada tanggal 29 Juni dan 23 Juli, sampailah PKS DPW DKI Jakarta melalui Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPW PKS DKI Jakarta pada puncak acara yakni pengumuman pemenang lomba video dan webinar bertajuk Asyik Bermedsos yang Sehat untuk Remaja, Ahad (25/7/2021) secara virtual.

Ketua PKS DPW DKI Jakarta Khoirudin dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap kinerja BPKK yang ia anggap sangat sigap dan jeli, tidak hanya dalam memetakan masalah ketahanan keluarga melainkan juga terus berusaha mencarikan solusi dari permasalahan tersebut.

Khoirudin berpendapat bahwa menuju tercapainya ketahanan keluarga yang membuahkan keberkahan sebuah negara, dibutuhkan adanya kolaborasi dari semua pihak terkait. “Bagaimana keluarga menjadi baik tergantung pada pendidikan remaja sebelum mereka memasuki masa dewasa,” ujar anggota Komisi C, DPRD DKI Jakarta Fraksi PKS tersebut menjabarkan di hadapan peserta seminar yang sebagian besar adalah para milenial.

Dan sekiranya penduduk negeri beriman dan bertakwa, pasti Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi …” tambah Khoirudin dengan mengambil QS Al-A’raf : 96 sebagai landasan bagi para milenial pemegang tongkat estafet perjuangan dan pembangunan bangsa.

“Mari kita bangun bersama keimanan dan ketakwaan. Dan, webinar ini diselenggarakan dalam rangka membangun keimanan dan ketakwaan di usia remaja,” tutup legislator yang pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPW PKS DKI Jakarta periode 2015-2020.

Selain dihadiri oleh Istri Gubernur DKI yang juga merupakan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK DKI Jakarta dan Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPW PKS DKI Jakarta Aan Anita Trisusilawati, hadir pula  sebagai narasumber para ahli yang kompeten di bidangnya seperti Praktisi, Konsultan Medsos dan Konten Digital Ibnu Hamdan serta Psikiater Konsultan Anak dan Remaja Dr Suzy Yusna Dewi.

Hasil penjurian Lomba Video Milenials diumumkan oleh Ketua Bidang Kehumasan Zakaria Maulana Alif, para pemenang berhak mendapatkan hadiah uang tunai dengan total 4,5 juta Rupiah. Kegiatan yang juga merupakan hasil kolaborasi BPKK DPW PKS DKI Jakarta, Bidang Kepemudaan, Bidang Seni dan Budaya dan Garuda Keadilan dalam kesempatan tersebut juga memberikan berbagai hadiah bagi para undangan melalui interaksi game berteknologi digital serta sesi tanya jawab . Acara ini dipandu oleh Muhammad Jaysyurahman Al-Azmi sebagai MC serta moderator Reza Gangga Kurnia dan Chairin Nashrillah.

Mantap! Jakarta Catat Kasus Covid-19 Terendah Sejak 17 Juni

  


Jakarta, CNBC Indonesia- DKI Jakarta mencatatkan penurunan kasus Covid-19 yang signifikan, ketika provinsi lain mencatatkan kasus yang tinggi.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada Senin (26/7/2021), kasus baru Covid-29 di Jakarta hanya bertambah 2.662 orang. Jakarta memcatatkan kasus baru yang lebih rendah dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan DIY.

Dengan pertambahan tersebut, maka total konfirmasi positif di Jakarta mencapai 794.935 kasus.

Pada hari yang sama, Jakarta mencatat kasus kesembuhan yang tinggi, yakni 14.665 kasus sehinggta total menjadi 731.476 orang. Adapun kasus kematian bertambah 160 orang sehingga total 11.599 orang.

Dengan kondisi demikian, kasus aktif di DKI Jakarta terus menurun dan tercatat 51.860 kasus pada hari ini.

Secara nasional, terdapat 28.228 kasus baru Covid-19 pada hari ini. Kasus harian ini merupakan yang terendah dalam 3 minggu terakhir. Dengan pertambahan tersebut maka total kasus di Indonesia secara keseluruhan adalah 3,194 juta.

Sementara itu kasus kematian bertambah 1.487 orang dalam sehari sehingga total menjadi 84.766 kasus. Adapun kasus kesembuhan bertambah 40.374 orang sehingga menjadi 2,549 orang

Hingga hari ini kasus aktif Covid-19 di Indonesia bertahan di angka 560.275 pasien. Kasus aktif merupakan pasien yang masih menjalani isolasi mandiri ataupun perawatan di rumah sakit hingga saat ini.

Sebelumnya, Ketua Satgas Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Zubairi Djoerban menyatakan ada yang mengkhawatirkan dari penanganan Covid-19 di Tanah Air.

Pasalnya, dengan tes yang tergolong rendah, namun ditemukan banyak kasus positif Covid-19. Ini menunjukkan tingkat penularan Covid-19 di Indonesia masih tergolong sangat tinggi.

"Walaupun testing rendah, Indonesia masih masuk big 5. Nomor 1 AS lalu Inggris. Kita pernah di ranking pertama jadi masih amat serius, itu masih berat dan berbahaya," ujarnya kepada CNBC Indonesia, Senin (26/7/2021).

Menurutnya, rasio kasus positif terhadap jumlah tes (positivity rate) di atas 10% tergolong risiko tinggi. Namun, Indonesia bukan hanya 10%, namun positivity rate mencapai 40% per hari. Begitu pula ibukota DKI Jakarta yang mencatat positivity rate di atas 25% per hari

"Saat ini risiko penularan di masyarakat masih tinggi banget," ujarnya.

Untuk itu, IDI menyarankan agar semua perubahan kebijakan, termasuk pelonggaran PPKM, harus mengacu kepada data penularan Covid-19. "Kalau ada sedikit kenaikan, apakah positivity rate atau meninggal, maka kebijakan harus diperketat," ujarnya.

Giat Khidmat PKS berikan Kain Kafan Untuk Warga Wafat

  


Apa yang menyedihkan adalah kala kita melihat sebuah keluarga tak mampu memenuhi kebutuhan saat musibah kematian datang.

Tak mampu beli kain kafan, tak mampu membayar pengurusan jenazah, tak punya kendaraan untuk mengantar jenazah ke pemakaman dan lain-lain.

Karenanya kami berupaya membantu dengan apa yang kami bisa. Menyiapkan beberapa paket kain kafan dan mengurus pengantaran jenazah ke makam dengan ambulan PKS.

Semoga tak ada lagi jenazah yang dibawa dengan mobil bak, tak mampu beli kain kafan yang harganya makin mahal atau bingung siapa yang bisa mengurus sang jenazah dhuafa.

Ya, semoga.
—–

DPRa PKS Kampung Melayu

Sunday, July 25, 2021

1,2 Juta Warga Jakarta Timur Sudah Divaksin Covid-19

 



TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Satgas Covid-19 Jakarta Timur masih berupaya meningkatkan vaksinasi Covid-19 yang bertujuan mencapai target herd immunity atau kekebalan komunal.

Kabag Kesejahteraan Rakyat Pemkot Jakarta Timur, Muchtar mengatakan hingga tanggal 22 Juli 2021 sebanyak 56,22 persen warga di 10 Kecamatan sudah mendapat vaksin Covid-19.

Sudah mencapai target vaksinasi 56,22 persen dengan jumlah warga sebanyak 1.238.663 divaksinasi," kata Muchtar saat dikonfirmasi di Cakung, Jakarta Timur, Senin (26/7/2021).

Tiga Kecamatan di Jakarta Timur dengan capaian vaksinasi Covid-19 tertinggi yakni Kecamatan Cipayung dengan total 168.089 warga, Kecamatan Makasar dengan total 139.827 warga.

Lalu Kecamatan Jatinegara dengan total 145.735 warga divaksinasi Covid-19, jumlah ini capaian dari sejumlah sentra vaksinasi massal diselenggarakan Satgas Covid-19 Jakarta Timur.

Kepala Sudin Kesehatan Jakarta Timur Indra Setiawan merinci capaian 1,2 juta warga yang sudah divaksin terdiri dari 28.175 tenaga kesehatan, 126.336 lansia, 440.087 masyarakat umum.

"651.452 warga rentan tertular, 90.378 remaja, dan 13.831 dari vaksinasi gotong-royong. Vaksinasi Covid-19 di Jakarta Timur terus dikejar, kita membuka sentra vaksinasi besar di GOR Ciracas dan Jakarta Garden City," ujar Indra.

Dalam pelaksanaan vaksinasi massal Covid-19 jajaran Sudin Kesehatan Jakarta Timur juga mendapat bantuan tenaga kesehatan untuk tim vaksinator dari Puskes TNI dan Pusdokkes Polri.

Dengan perbantuan tim vaksinator ini kuota peserta vaksinasi Covid-19 di satu lokasi dapat ditambah tanpa membebani kerja tenaga kesehatan dari masing-masing Puskesmas Kecamatan.

"Semoga target 7 juta vaksin di Jakarta bisa tercapai, sehingga makin banyak warga yang mendapatkan herd imunity semakin menekan angka kasus Covid-19," tuturnya.


PKS Minta Jokowi Cabut PP Statuta UI yang Halalkan Rektor Rangkap Jabatan

  


JAKARTA, KOMPAS TV - Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid meminta kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk merombak total Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 75 Tahun 2021 Tentang Statuta Universitas Indonesia (UI). Di mana dalam PP Nomor 75 itu menghalalkan seorang rektor untuk rangkap jabatan. 

Seperti diketahui, Rektor UI Ari Kuncoro akhirnya mengundurkan diri sebagai wakil komisaris PT Bank BRI pada Kamis (22/7/2021). Keputusan itu diambil setelah publik mendesak yang bersangkutan agar tak rangkap jabatan. 

"Presiden Jokowi seharusnya hanya membuat revisi yang menguatkan ketaataan pada aturan hukum atau statuta yang ada, jangan malah membuat revisi yang membenarkan penyimpangan yang sudah ditolak oleh publik,” kata Hidayat dalam keterangan tertulis, Minggu (25/7/2021).

Selain itu, ada pula ketentuan yang memberi kewenangan sangat besar bagi Rektor yang bisa mencabut gelar kehormatan, gelar akademik, dan penghargaan akdemik berdasarkan Pasal 41 ayat (4) PP tersebut.

“Ada kekhawatiran bahwa ketentuan ini bisa mengancam kebebasan akademik, independensi kampus dan otoritarianisme di kampus,” ujarnya. 

Sementara itu, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menilai, PP Nomor 75 itu penting untuk segera dicabut demi mengembalikan kampus sebagai lembaga independen yang tetap mengedepankan etika dan logika. 

"Perlu dicabut (PP Nomor 75) dan kembalikan kampus jadi penjaga etika dan logika. Jangan biarkan politik masuk merusak kampus denga iming-iming komisaris," kata dia. 

Ia mengimbau kepada Ari Kuncoro untuk segera menyampaikan permintaan maaf ke publik karena sudah membuat kegaduhan di tengah pandemi Covid-19 ini.

Hari Terakhir PPKM Level 4, Anies Baswedan: IGD Rumah Sakit Covid-19 Mulai Kosong

 




TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies menyebut, kondisi ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit rujukan Covid-19 mulai kosong.

Hal ini disampaikan Gubernur Anies Baswedan dalam acara vaksinasi Covid-19 yang disiarkan kanal youtube Kadin Indonesia.

“Perkembangan terbaru, IGD-IGD sekarang ruangnya banyak yang kosong, sudah mulai ada ruang kosong di IGD kita,” ucapnya, Minggu (25/7/2021).

Jadi bila melihat laporan dari rumah sakit, jumlah keterisian IGD tidak lagi full,” tambahnya menjelaskan.

Kondisi ini berbanding terbaik dibandingkan akhir Juni hingga awal Juli 2021 lalu, di mana rumah sakit rujukan Covid-19 di ibu kota nyaris kolaps.

Bahkan, banyak rumah sakit yang terpaksa mendirikan tenda darurat guna menampung pasien yang terus berdatangan.

“Selama bulan Juni-Juli kita menyaksikan, rumah sakit kita telah terlampaui. Banyak warga yang seharusnya mendapatkan pelayanan di rumah sakit, tidak bisa masuk rumah sakit,” ujarnya.

Hal ini kemudian menimbulkan masalah baru lantaran banyak masyarakat yang akhirnya memutuskan untuk melakukan isolasi mandiri di rumah.

Padahal, mereka seharusnya mendapatkan penanganan intensif di rumah sakit.


Itulah salah satu kontribusi terhadap kasus-kasus mereka yang isolasi tidak bisa terselamatkan, karena mereka seharusnya di rumah sakit, tapi karena tempatnya memang terbatas,” kata Anies Baswedan.


Anies Baswedan menyebut, empat sampai lima persen kasus Covid-19 biasanya membutuhkan perawatan di ruang Intensive Care Unit.

Namun, membludaknya pasien menyebabkan tak semua pasien Covid-19 bisa tertangani dengan baik.

“Kalau ada 100 ribu kasus, kita pernah 100 ribu kasus, berarti kira-kira 4.000 sampai 5.000 orang itu perlu ICU, sementara ICU kita adanya 1.500,” tuturnya.

Dari situ terlihat bahwa ada gap,” tambahnya menjelaskan.

Beruntung, saat ini pemerintah pusat menetapkan masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat mulai 3 Juli hingga 20 Juli 2021.

Pembatasan aktivitas pun kembali diterapkan guna menekan mobilitas warga selama masa pandemi Covid-19.

Hasilnya pun mulai terlihat beberapa minggu terakhir dengan mulai berkurangnya penambahan kasus Covid-19 di ibu kota.

Kemudian, PPKM Darurat pun diperpanjang dan diganti namanya menjadi PPKM Level 4 oleh pemerintah pusat.

PPKM Level 4 ini mulai diterapkan pada 21 Juli hingga 25 Juli 2021. Artinya hari ini merupakan hari terakhir penerapan PPKM Level 4.

Saturday, July 24, 2021

Presiden PKS: Di Situasi Sulit Saat Ini Peran Orangtua Sangat Penting Wujudkan Keluarga Tangguh

  


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu menyatakan, bahwa peran orangtua sangat penting mewujudkan keluarga tangguh di situasi sulit saat ini.

Khususnya, lanjut Syaikhu, peran dari seorang ayah karena sebagai pemimpin dari keluarga.

Hal itu disampaikannya dalam peringatan Puncak Acara Memaknai Hari Keluarga Nasional dan Hari Anak Nasional 2021, secara virtual, Minggu (25/7/2021).

Peran penting itu diantaranya yang pertama peran kepemimpinan, peran kepemimpinan keluarga terutama ayah saat ini diuji, apakah mampu memimpin anggota keluarganya melewati situasi situasi sulit seperti ini.

Apakah mampu memastikan keluarganya tetap sehat aman dan selamat," kata Syaikhu.

"Maka kepemimpinan ayah di keluarga ini sangat menentukan sejauh mana daya juang untuk mampu bertahan dalam situasi krisis seperti ini," lanjutnya.

Kedua, kata Syaikhu, peran ekonomi keluarga. Syaikhu menyebut bahwa krisis kesehatan saat ini juga berdampak secara langsung pada stabilitas ekonomi keluarga.

Untuk itu soliditas dan kekompakan anggota keluarga dalam membangun kemandirian ekonomi. Ini sangat diperlukan untuk saling pengertian saling empati tangguh bahkan saling menguatkan memotivasi satu sama lain," ujarnya.

Ketiga adalah peran penting pendidikan keluarga. Menurut Syaikhu, peran pendidikan keluarga saat ini menjadi tantangan bagi para orang tua  untuk senantiasa banyak belajar dan sabar dalam mendampingi anak-anak dalam proses belajar mengajar.

Hal itu lantaran saat ini proses belajar mengajar menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh melalui daring. Sistem itu tentu memerlukan adaptasi bagi orang tua dan juga anak-anak.

"Maka kesabaran keteladanan komunikasi dan juga koordinasi di tengah keluarga dengan guru adalah hal yang sangat diperlukan dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak di masa pandemi," ujarnya.

"Saatnya kita semua menjadi pembelajar cepat dan adaptif dengan sgala kemungkinan yang terjadi serta siap dengan segala konsekuensi," pungkasnya.


Wali Kota Resmikan Penggunaan Pintu Air Phb Pondok Bambu

   Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, M. Anwar, menghadiri temu warga RW 011 Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit, Minggu (12/2/...